Episode 2 dilanjutkan dengan
MACK, DEKE dan FREEDY yang lari dari kejaran polisi. Mereka akan menuju dermaga
untuk melakukan pengiriman serum dengan kedok miras.
Sedangkan Coulson, Quake,
Simmons, Yo yo sedang mengobati si cewek yg kena tembak kemarin. Tiba-tiba
Polisi datang untuk mencari Freedy dan memeriksa bar Koenig. Polisi pun pergi
karna menemukan mobil mereka dan menyusul Freedy CS yang menggunakan kereta.
Simmons pun mengintrogasi siapa
cewek itu dan menemukan sebutir cairan hijau. Dicek lah cairan tersebut, dan
ternyata cairan tersebut adalah bahan utama yang digunakan Red Skull dan
pembuatan tentara super. Kemudian terjadi perdebatan antara Coulson dan Quake,
Quake tidak ingin serum tersebut terkirim, karna akan mengakibatkan banyak
korban di masa depan, sedangkan Coulson tidak ingin merusak timeline.
Seketika wolkitolki pun berbunyi,
ternyata May sadar lebih cepat dan ingin membantu Mack dan Deke. Coulson CS pun
bergegas kembali ke pasawat dan membawa si Kembar Koenig karna cuma dia yang tahu
tempat pengiriman serum tersebut.
Adegan beralih ke Enoch yang
mencoba menghentikan May dan terjadilah pertarungan antar rekan kerja.
Coulson CS sampai ke pesawat sebelum
Enoch semakin dibully. May tak kaget melihat Coulson yg hidup kembali. Karna
reaksi tersebut May disuntik agar tenang dan dicek ulang.
Coulson pun membuka penutup si
Koenig dan booom. Koenig kaget melihat sekeliling. Koenig mengira bahwa Coulson
CS adalah alien. Coulson pun menjelaskan kalau mereka daripada masa depan.
Tiba-tiba alarm pesawat berbunyi,
Simmons menjelaskan bahwa pesawat akan kembali ke masa depan dalam waktu 16
menit. Coulson pun memerintahkan Quake, Enoch dan Koenig untuk membantu dan
menjemput Mack dan Deke.
Quake pun menghubungi Deke. Quake
menyuruh Deke mengawasi gerak-gerik Freedy, karna Deke membawa pistol.
Disuruhlah si Deke agar menembak Freedy karna Freedy adalah Ayah dari Gideon Malick.
Mack pun menemukan serum di dalam
miras, Deke menjelaskan bahwa dia adalah Malick sambil menodongkan pistol. Mack
pun menghentikan Deke dengan bacotannya. Deke pun lebih memilih menambak 2
robot polisi di belakang Freedy. Terjadilah adu tembak.
Mack langsung gass by one karena
kalah persenjataan. Coulson CS pun datang membantu mereka. Dan adu tembak versi
2 berlangsung.
Freedy pergi, Enoch dan Koenig
mengejarnya. Perbincangan singkat terjadi antara Freedy dan Koenig, karena
rayuan Koenig gagal, dia pun ditembak tapi sayangnya gak mati. Freedy pun
melenggang pergi begitu saja.
Sementar itu waktu tinggal
beberapa detik, Enoch pun diberi sorakan semangat biar larinya tambah cepet.
Dan clingg!!!
Pesawat pun hilang, Enoch pun
tinggal dimasalulu menemani Koenig sebagai bartender.
Bersambung teman-teman.